Elang dan
Rajawali : paruh runcing dan kuat untuk mengoyak makanannya
dari daging
Itik , angsa ,
belibis : paruhnya berbentuk suru agar mudah mencari cacing
di lumpur , kakinya berselaput untuk berenang dan tidak terbenam
jika berjalan di lumpur , bulu berlapis minyak agar tidak basah
ketika menyelam
burung
pelatuk : mempunyai paruh panjang , kuat , dan runcing
untuk mencari serangga di dalam pohon
- bunglon ,
kadal : memiliki lidah lengket dan proyektil untuk
menangkap mangsanya
- bunglon :
dapat mengubah warna kulitnya
ular piton :
membelit tubuh mangsanya
kalajengking ,
lebah , dan kelabang : menggunakan sengat beracun nya untuk
melindungi diri
kupu-kupu :
memiliki probosis (alat penghisap nektar)
nyamuk :
mempunyai mulut penusuk dan pengisap
lalat
: mempunyai mulut penyerap seperti gabus (spons)
jangkrik :
memiliki bentuk mulut penggigit dan pengunyah
ikan memah :
mempunyai warna tubuh menyamai latar belakangnya
penyu dan
kura-kura : memiliki cangkang yang keras dan kuat untuk
berlindung
buaya
: hidungnya dapat menutup saat berada di air
Ikan pari dan
ikan sidat : memiliki sengat listrik
katak pohon
: warna tubuh sesuai tempatnya (pohon)
walang daun :
bentuknya seperti daun
musang ,
kumbang : pura-pura mati
trenggiling
dan kaki seribu : menggulung tubuhnya
walang sangit
: mengeluarkan bau menyengat
cecak
: memutuskan ekornya (autotomi) , memilik kaki perekat
penguin ,
singa laut , beruang kutub : memiliki lapisan lemak yang
tebal untuk menahan dingin
unta :
memiliki punuk berisi cadangan air
burung puyuh
: memiliki warna bulu yang mirip ilalang
cumi-cumi :
mengeluarkan cairan tinta
Ikan lele ,
betok , gurame, gabus :memiliki labirin pada insangnya
untuk bernafas pada tempat yang berlumpur
kerbau
: senang berendam di air / lumpur di musim kemarau
landak :
memiliki tubuh berduri
ulat bulu dan
landak : menegakkan bulunya yang beracun
belut :
memilik tubuh yang licin
0 komentar:
Posting Komentar